PADANGBAI -
Melakukan persembahyangan bersama di Pura Tanjung Sari & Pura Silayukti yang ada di Desa Adat Padangbai,oleh Kelompok Penekun Spiritual Hindu merupakan rangkaian perjalanan ke 70 pura dalam kontek matur piuning guna memohon anugrah agar pelaksanaan upacara Karya Agung Ngenteg Jagat 108 Bajra berjalan dengan sempurna dan tidak sia-sia,sebelumnya pada 2 Maret lalu telah dilakukan matur piuning di Pura Lawang Agung di Singaraja.
Seusai melakukan persembahyangan bersama sekaligus matur piuning di
Pura Silayukti,yang dpimpin oleh Mangku Pura setempat, rombongan
Kelompok Penekun Spiritual Hindu yang termasuk didalamnya Perguruan
Wahyu Siwa Mukti dari Pasraman Sastra Kencana(Jembrana),melalui ketua
panitia penyelenggara Karya Agung Ngenteg Jagat 108 Bajra ; I Dewa Ketut
Puja Suradnya bersama Ketua Pasraman Sastra Kencana sekaligus Pinisepuh
Perguruan Wahyu Siwa Mukti : Jro Wayan Budiarsa,melakukan sosialisasi
sekaligus dharma swaka di desa Adat Padang Bai tepatnya di Banjar
Shidakarya Padang Bai.
Diterima
oleh Bendesa Adat Desa Adat padang Bai ; Mangku Wayan Djandra,Kelian
Banjar Sidhakarya;Made Sarma beserta tokoh-tokoh Desa Adat se-Wewengkon
Padang Bai,beserta Kapolsek setempat.
Rombongan menyampaikan maksud dan tujuannya terkait Karya Agung Ngenteg Jagat 108 Bajra,dan bagai gayung bersambut,disambut bersahaja,hangat serta apresiasi yang tinggi untuk karya Agung tersebut,”adalah yadnya untuk kebaikan semua umat manusia,kami Desa Adat Padang Bai sangat setuju”,demikian sepenggal kutipan ungkapan Bendesa Adat Padang Bai. Bahkan salah seorang Tokoh Gaek desa Adat Padang Bai yang juga seorang Pengusaha ; Bapak Suryana Sari dengan iklas menyumbangkan dana Rp 2 juta Rupiah untuk karya Agung tersebut,menurutnya ;keinginan untuk ngayah kepada umat dengan berdasarkan Dharma adalah baik untuk kehidupan kita semua,baik sekala maupun niskala,sebisanya saya akan membantu”ungkapnya. Karya Agung Ngenteg jagat merupakan karya yang bersifat universal yang melibatkan segala aspek kehidupan umat manusia,upacara yang akan dipimpin oleh 108 Pendeta Hindu dari berbagai Golongan ini,diyakini akan mampu memancarkan vibrasi suci yang akan tersebar ke seluruh penjuru dunia,yang akan mampu memberikan efek positif bagi kehidupan.Menyongsong peradaban baru yang penuh harapan dan masa depan baru yang lebih sempurna. (16/03/2014)
Rombongan menyampaikan maksud dan tujuannya terkait Karya Agung Ngenteg Jagat 108 Bajra,dan bagai gayung bersambut,disambut bersahaja,hangat serta apresiasi yang tinggi untuk karya Agung tersebut,”adalah yadnya untuk kebaikan semua umat manusia,kami Desa Adat Padang Bai sangat setuju”,demikian sepenggal kutipan ungkapan Bendesa Adat Padang Bai. Bahkan salah seorang Tokoh Gaek desa Adat Padang Bai yang juga seorang Pengusaha ; Bapak Suryana Sari dengan iklas menyumbangkan dana Rp 2 juta Rupiah untuk karya Agung tersebut,menurutnya ;keinginan untuk ngayah kepada umat dengan berdasarkan Dharma adalah baik untuk kehidupan kita semua,baik sekala maupun niskala,sebisanya saya akan membantu”ungkapnya. Karya Agung Ngenteg jagat merupakan karya yang bersifat universal yang melibatkan segala aspek kehidupan umat manusia,upacara yang akan dipimpin oleh 108 Pendeta Hindu dari berbagai Golongan ini,diyakini akan mampu memancarkan vibrasi suci yang akan tersebar ke seluruh penjuru dunia,yang akan mampu memberikan efek positif bagi kehidupan.Menyongsong peradaban baru yang penuh harapan dan masa depan baru yang lebih sempurna. (16/03/2014)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar